Advertisement

Seorang Satlinmas Kota Madiun Meninggal saat Amankan Pemilu, Begini Kronologinya

Newswire
Rabu, 14 Februari 2024 - 22:47 WIB
Mediani Dyah Natalia
Seorang Satlinmas Kota Madiun Meninggal saat Amankan Pemilu, Begini Kronologinya Ilustrasi karangan bunga - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, MADIUN—Seorang petugas satuan perlindungan masyarakat (Linmas) di Kota Madiun, Jawa Timur meninggal dunia saat menjalankan tugas mengamankan Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024). KPU Kota Madiun memberikan pernyataan terkait dengan kronologi peristiwa tersebut.

Petugas yang meninggal tersebut adalah Sugiyono, 64, yang merupakan petugas satlinmas di TPS 06 Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. "Informasi dari PPS saat istirahat sekitar jam 13.00 WIB, beliau setelah makan siang itu jatuh terus pingsan. Kemudian setelah diperiksa, meninggal dunia," ujar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklih, Pasmas, SDM) KPU Kota Madiun, Rokhani Hidayat kepada wartawan.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang ia terima dari petugas panitia pemungutan suara (PPS), Sugiyono meninggal saat istirahat disela-sela proses penghitungan suara pemilu berlangsung. Ia menampik jika Sugiyono meninggal dunia karena kelelahan saat bertugas.

Baca Juga

Pemilu 2019 Ratusan Petugas Meninggal, KPU Meminta Pemda Mengecek Kesehatan KPPS

Meminimalisir Risiko Kematian KPPS, Berikut Tips Menjaga Kesehatan dari Pusat Kedokteran Tropis UGM

Cegah Kematian seperti Pemilu 2019, KPU Perketat Pemantauan Kesehatan KPPS

Ia mengatakan Sugiyono bertugas di TPS sejak H-1 pemungutan suara. Bahkan saat itu, ia mengaku bertemu secara langsung saat persiapan pendirian TPS, dan kondisinya baik.

"Kami belum mengetahui riwayat penyakitnya. Kami belum menanyakan ke pihak rumah sakit terkait hal tersebut," kata dia.

Rokhani Hidayat menambahkan badan adhoc KPU termasuk satlinmas, sudah diberikan jaminan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Ini sudah diurus juga oleh Bakesbangpol untuk BPJS Ketenagakerjaannya. Insya Allah santunan kematian akan keluar," katanya.

Rokhani menjelaskan masing-masing TPS ada dua orang anggota satlinmas yang bertugas. Sehingga jumlah satlinmas di Kota Madiun ada 1.168 orang yang bertugas di 584 TPS se-Kota Madiun. "Kejadiannya baru satu ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi peristiwa lain," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

DPR RI Mengesahkan Sembilan Anggota Ombudsman Periode 2026-2031

DPR RI Mengesahkan Sembilan Anggota Ombudsman Periode 2026-2031

News
| Selasa, 27 Januari 2026, 12:57 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement