Advertisement
Kampanye di Turi Sleman, Ganjar Ditodong Nama Anak Pendukung yang Hamil

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Ada-ada saja ulah masyarakat saat menghadiri kampanye calon presiden. Warga Sleman ini contohnya. Saat menghadiri kampanye Calon Presiden 03, Ganjar Pranowo di Embung Kaliaji, Sangurejo, Turi, Selasa (6/2/2023), perempuan yang tengah hamil tersebut menodong Ganjar untuk memberikan nama kepada calon anaknya itu.
Ganjar mendatangi lokasi kampanye sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, para pendukung setianya sudah memadati arena sejak pukul 14.00 WIB.
Advertisement
Kehadiran Capres 03 itu disambut meriah oleh para pendukungnya. Pada saat memasuki arena, mantan Gubernur Jateng ini diberikan jarang kepang untuk jatilan.
Di tengah-tengah keriuhan para pendukung terdapat pasangan suami istri Wahyu dan Reni yang sedang hamil. Meski harus berkumpul dengan peserta lain, Reni tetap semangat sehingga oleh pembawa acara diminta naik ke panggung.
“Dengar bapak mau ke sini, maka meski sedang hamil saya datang ke sini karena saya termasuk pendukung Pak Ganjar,” kata Reni pada saat di panggung, Selasa.
Sebagai pengukung, dia mengakui sangat mengidolakan Ganjar Pranowo. Oleh karena itu di masa kehamilannya yang memasuki sembilan bulan dua hari, maka Reni meminta agar anaknya diberikan nama oleh Capres 03 tersebut. “Kalau bapak berkenan mungkin bisa usul kasih nama untuk anak saya,” katanya.
Permintaan ini direspons Ganjar dengan mempertanyakan kehamilan ke berapa. Reni pun menjawab anak ke empat. “Anak keempat? Saya berharap setelah melahirkan bisa ikut KB,” kata Ganjar.
Menurut Ganjar, banyak anak tak lantas membuat rejeki menjadi melimpah. Pasalnya, ia menyakini keberadaan rejeki merupakan limpahan berkah dari Allah SWT.
Adanya pendukung hamil yang menghadiri kampanye, Ganjar lantas sedikit menyinggung pelaksanaan debat capres pada Minggu (4/2/2024).
Dia mengungkapkan, untuk mengatasi stunting dilakukan sejak dari kehamilan, bukan dengan memberikan makan gratis. “Gizinya harus terpenuhi, rutin cek kandungan dan suami harus terus siaga untuk membantu,” katanya.
Ganjar mengungkapkan, kehidupan 1.000 hari pertama memegang peranan penting untuk mencegah stunting. Oleh karena itu, pencegahan tidak hanya dalam kandungan, tetapi dilanjutkan setelah kelahiran. “Pemberian ASI ekslusif kepada bayi sangat penting dalam pencegahan stunting,” katanya.
Sementara untuk pemberian nama, Ganjar belum bisa memberikan secara langsung. Dia berdalih belum tahu jenis kelamin bayi yang dalam kandungan. “Saya minta nomornya, nanti akan saya WA siapa nama bayi itu,” kata Ganjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

BMKG Terjunkan Tim Pantau Cuaca di Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Sabtu 5 April 2025, Cerah hingga Hujan Ringan
- Jalur Trans Jogja Terlengkap Cek di Sini
- Top Ten News Harianjogja.com, Sabtu 5 April 2025: Arus Balik Padat di Tol Jogja Solo hingga Isu Tsunami Pengaruhi Kunjungan Wisatawan
- Sejumlah Produk Ekspor DIY Terkena Imbas Kebijakan Trump, Berikut Daftarnya
- BMKG Sebut Gempa Bumi di Cilacap Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
Advertisement
Advertisement