Advertisement

Dituding Tak Netral karena Memakai Kaus Parpol saat Jalan Sehat, Begini Dalih Lurah Banyuroto

Andreas Yuda Pramono
Jum'at, 08 Desember 2023 - 15:57 WIB
Arief Junianto
Dituding Tak Netral karena Memakai Kaus Parpol saat Jalan Sehat, Begini Dalih Lurah Banyuroto Ilustrasi Pemilu 2024. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Lurah Banyuroto, Sudalja dituding melanggar asas netralitas dalam Pemilu 2024 lantaran diduga mengenakan kaus bergambar salah satu parpol saat menghadiri acara jalan sehat. Untuk itu, Bawaslu Kulonprogo sudah melayangkan surat kepada Pj Bupati Kulonprogo.

Terkait dengan hal itu, Lurah Banyuroto, Sudalja menampik bahwa dirinya memakai kaos salah satu partai ketika acara jalan sehat. "Saya pakai kaus tetapi bukan kaus partai kok. Saya tidak tahu [kenapa dikaitkan dengan pemakaian kaus partai]," kata Sudalja, Jumat (8/12/2023).

Advertisement

Sebelumnya, Bawaslu Kulonprogo menerima laporan dugaan pelanggaran netralitas oleh salah satu lurah di Kapanewon Nanggulan. Atas pelanggaran tersebut, Bawaslu telah mengirim surat kepada Pj Bupati Kulonprogo.

Ketua Bawaslu Kulonprogo, Marwanto mengatakan ada salah satu lurah di Kapanewon Nanggulan yang diduga melanggar asas netralitas, yakni Lurah Banyuroto, Sudalja. "Yang bersangkutan terlibat pada saat event jalan sehat di salah satu lapangan di Nanggulan. Itu yang bersangkutan menggunakan atribut salah satu partai. Sudah kami klarifikasi juga, dia mengakui menggunakan atribut itu," kata Marwanto.

BACA JUGA: Ada Lurah Pakai Kaus Parpol saat Jalan Sehat, Bawaslu Kulonprogo Surati Pemkab

Atribut tersebut yaitu kaus bergambar salah satu partai politik peserta pemilu. Marwanto mengaku Bawaslu tidak dapat memutuskan tindakan yang perlu diambil atas kejadian yang terjadi sebelum masa kampanye tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya masih menunggu tanggapan Pj Bupati Kulonprogo atas surat yang telah dikirim Bawaslu. "Lurah dan perangkatnya kan harus netral," katanya.

Menurut informasi yang diterima Bawaslu Kulonprogo, Lurah Banyuroto memakai kaus karena atribut tersebut merupakan pemberian, selain itu cuaca juga panas. "Alasan yang bersangkutan ketika kami konfirmasi itu karena diberi dan cuaca panas. Tetapi kan itu bukan alasan untuk tidak netral. Kan sudah bisa diprediksi kalau di acara seperti itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Besok Prabowo Jadi Jenderal TNI, Diberi Kenaikan Pangkat Kehormatan oleh Presiden Jokowi

News
| Selasa, 27 Februari 2024, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement