Advertisement

Dua Tahun Menjadi Wali Kota, Ini Deretan Kiprah Gibran di Solo

Hesti Puji Lestari
Rabu, 29 November 2023 - 14:27 WIB
Mediani Dyah Natalia
Dua Tahun Menjadi Wali Kota, Ini Deretan Kiprah Gibran di Solo Gibran Rakabuming Raka / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO—Sejak Joko Widodo terpilih menjadi menjadi presiden pada 2014, kehidupan  ketiga anaknya mengundang perhatian publik. Dari ketiga anak tersebut, sorotan khalayak tertuju pada Gibran Rakabumi Raka lantaran menjadi Wali Kota Solo dan kini maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024. Lalu apa saja kiprah Gibran di Solo?

Baca Juga: Gibran Rakabuming Belum Ajukan Cuti Meski Telah Masuk Masa Kampanye

Advertisement

Data BPS yang melaporkan indeks ratio gini Surakarta melebar sejak Kota Bengawan dipimpin Gibran. Pada 2021, BPS mencatat indeks rasio gini Solo hanya berada di level 0,379. Angka tersebut masih lebih baik bila dibandingkan dengan rata-rata nasional pada periode yang sama 0,380. Semakin tinggi indeks rasio gini menunjukkan kesenjangan ekonomi kian melebar. Indeks rasio gini Solo pada 2021 membaik bila dibandingkan dengan 2020 yang mencapai 0,408. Namun, setahun setelah Gibran menjabat sebagai Wali Kota Solo, alias pada 2022, indeks rasio gini Solo melonjak menyentuh 0,419.

Angka tersebut jauh di atas posisi sebelum pandemi. Hal itu berarti memperlihatkan tingginya ketimpangan antara si kaya dan si miskin di Kota Bengawan tersebut. Tak pelak, informasi ini membuat Gibran panen hujatan di media sosial oleh beberapa netizen. Akan tetapi, di balik "kurang berhasilnya" Gibran menekan indeks gini ratio di Solo hingga tahun 2022, ada beberapa capaian putra sulung Jokowi tersebut di Kota Bengawan.

Baca Juga:Pendukung Prabowo-Gibran Kenalkan Goyang Indonesia Maju di Jogja

Berikut beberapa capaian Gibran selama menjabat sebaga Wali Kota Solo:

Pertumbuhan ekonomi Solo melesat

Meski indeks gini ratio di Solo melebar, tapi data lain menunjukkan bahwa Gibran berhasil membawa pertumbuhan ekonomi Solo melesat 6,25 persen pada 2022, bahkan lebih tinggi dari Jawa Tengah, yang dipimpin Ganjar Pranowo, capres PDI Perjuangan. Pertumbuhan ekonomi ini bahkan menjadi salah satu prestasi Gibran yang ada dalam dokumen visi misinya dengan Prabowo. Tapi hal tersebut wajar, pertumbuhan ekonomi Solo sejalan dengan status Solo sebagai salah satu Kota Pariwisata Jawa Tengah.

Pada Januari 2022 misal, Pemkot Solo di bawah kendali Gibran merevitalisasi Pasar Legi. Kemudian, Gibran juga merevitalisasi Taman Balekambang yang digadang bakal menjadi destinasi wisata layaknya Candi Borobudur di Magelang. Bagi anak muda, keputusan Gibran merombak Pasar Malam Ngarsopuro dan koridor Gatot Subroto juga dinilai langkah yang cerdas. Sebab sekarang, beberapa orang bahkan menyamakan Ngarsopuro dengan Jalan Malioboro Yogyakarta. Karena hal ini pula, beberapa tempat di Solo sering trending di TikTok.

Baca Juga:Gibran Jadi Panglima Pemenangan DIY-Jateng, Politikus Gerindra DIY Kian Optimistis Menang

Tak ketinggalan, Gibran juga merintis mega proyek fenomenal Masjid Syeikh Zayed dengan anggaran miliaran rupiah. Masjid hadiah Pangeran Uni Emirat Arab untuk Jokowi ini menjadi tempat wisata religi termegah di Solo. 

Kemiskinan di Solo turun hingga tahun 2022

Selain berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Solo di angka 6,25 persen, ternyata Gibran sukses menekan angka kemiskinan pada 2022. Tak main-main, angka kemiskinan Solo tahun lalu berkurang 2,85 ribu jiwa (2.850 jiwa).

UMKM di Solo meningkat

Catatan kesuksesan Gibran lainnya adalah naiknya jumlah UMKM di Solo sebesar 300 persen. Pada tahun 2018 jumlah UMKM di Solo sebanyak 3.200 UMKM, lalu tahun 2021 menjadi 3.635 UMKM, lalu pada tahun 2022 meningkat signifikan menjadi 11.157 UMKM di Solo. UMKM memang menjadi salah satu fokus kerja Solo 1, Gibran memang sering gembar-gembor dan menggalakkan kegiatan untuk UMKM. Salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kota Surakarta terhadap UMKM, direvitalisasinya Techno Park di Jabres yang sebelumnya terbengkalai.  

Solo terima banyak penghargaan

Di bawah Gibran, berbagai penghargaan bergengsi berhasil diraih oleh Kota Solo, mencerminkan upaya berkelanjutan dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya. Prestasi pertama yang patut diberikan apresiasi adalah penganugerahan Sertifikat Adipura Kategori Kota Besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 28 Februari 2023.  Penghargaan ini menegaskan komitmen Pemkot Surakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan kota. 

“Keberhasilan Kota Solo meraih penghargaan ini tentu saja tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” jelas web Surakarta.go.id itu.

Tidak berhenti di situ, Pemkot Solo juga berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada 14 Maret 2023. Penghargaan tersebut menunjukkan keberhasilan dalam mencapai cakupan layanan kesehatan yang luas dan berkualitas bagi seluruh warga kota.  Terbaru, Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah, masuk daftar Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities) yang baru pada Selasa (31/10/2023), dengan kategori Kerajinan dan Kesenian Rakyat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Besok Prabowo Jadi Jenderal TNI, Diberi Kenaikan Pangkat Kehormatan oleh Presiden Jokowi

News
| Selasa, 27 Februari 2024, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement