Advertisement
Kelompok Masyarakat di Jogja Diajak Jaga Kerukunan Menjelang Pemilu 2024
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jogja mengajak Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di wilayah setempat untuk ikut serta menjaga kerukunan dan situasi kondusif menjelang berlangsung Pemilu serentak.
Sebab karakteristik Kota Jogja yang heterogen karena dihuni beraneka macam suku, etnis dan ras tidak menutup kemungkinan bisa menimbulkan keadaan yang tidak kondusif. Selain itu, masuknya tahapan Pemilu disinyalir akan membuat potensi gesekan cukup tinggi ke depan.
Advertisement
Analis Kebijakan Ahli Muda Kelompok Substansi Kewaspadaan Dini Dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Kota Jogja Nyke Lestari menjelaskan, FPK Kota Jogja merupakan salah satu forum di bawah naungan pihaknya yang bertugas menjaga situasi kondusif di wilayah setempat.
“Kami tentu perlu saran-saran masukan dan kritik dari semua paguyuban yang ada untuk membuat satu program atau kegiatan lanjutan di 2024 terkait kondisi wilayah pada saat ini,” ungkapnya, Minggu (16/7/2023).
BACA JUGA: Lima Remaja Ditangkap, Diduga Menganiaya Pemotor yang Merokok
Nyke juga berharap, dengan adanya FPK Kota Jogja yang tersebar di seluruh Kemantren dapat saling bekerja sama dengan tokoh lintas etnis, suku dan budaya dalam menjaga situasi kondusif menjelang berlangsungnya Pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.
Ketua FPK Kota Jogja Wahyu Susanto mengungkapkan, kelompok ini terdiri dari berbagai macam etnis yang ada di Indonesia di antaranya dari Papua, Maluku, Bali, Batak, DKI Jakarta, Jawa, Madura dan sebagainya. Komunikasi dan koordinasi antarkelompok, kata dia selalu diintensifkan terutama memasuki tahun politik ini.
Dia menyatakan bahwa dengan komunikasi dan koordinasi yang intensif masing-masing anggota dari berbagai kelompok akan saling berinteraksi, kemudian mereka bisa saling menyampaikan isi hatinya dan mencoba untuk melakukan interaksi yang lebih intens dalam kegiatan sehari-hari.
"Harapannya situasi wilayah menjadi nyaman dan aman untuk semua kegiatan sebagai kota budaya, kota pendidikan, kota pariwisata dan semuanya akan berjalan seperti yang diharapkan," kata Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Benjamin Netanyahu Nekat ke Hungaria, Abaikan Perintah Penangkapan dari ICC
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
- Hari Kedua Lebaran, Angka Kunjungan Wisatawan di Gunungkidul Naik Signifikan
- Lonjakan Wisatawan ke DIY Diprediksi Meningkat di Lebaran, Data Resmi Akan Dirilis 8 April
- Dinpar Bantul Minta Pelaku Wisata Tidak Gunakan Aji Mumpung
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
Advertisement
Advertisement