Advertisement

Jelang Pentahapan Caleg Pemilu 2024, Politikus Kutu Locat Bakal Bermunculan?

David Kurniawan
Senin, 06 Maret 2023 - 14:07 WIB
Sunartono
Jelang Pentahapan Caleg Pemilu 2024, Politikus Kutu Locat Bakal Bermunculan? Ilustrasi Pemilu - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tahapan pencalegan di Pemilu 2024 baru dilaksanakan mulai 24 April sampai 25 November 2023. Meski demikian, bongkar pasang bakal calon terus dilakukan oleh partai politik di Gunungkidul.

Sejumlah partai pun melaksanakan rekrutmen bacaleg. Malahan ada juga yang menerima anggota bekas dari partai lain. Fenomena politikus kutu loncat alias pindah partai diperkirakan bakal bermunculan. Hal ini memang sangat lumrah dalam politik karena secara hukum diperbolehkan.

Advertisement

BACA JUGA:  TelkomClick 2023: Kesiapan Kerja Karyawan dalam Sukseskan Strategi Five Bold Moves di Tahun 2023

Wakil Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Bambang Adi Waluyo mengatakan, pendaftaran bacaleg dari internal partai masih terus berlangsung hingga sekarang. Ia juga tidak menampik didalam proses pencalonan menerima anggota bekas kader dari partai yang lain.

BACA JUGA : PKS Tolak Kader Kutu Loncat

“Di dalam pencalonan ini belum ada laporan kader yang keluar dari partai lain. Tapi, untuk kader partai lain yang masuk ke Gerindra sudah ada yang masuk,” kata Bambang, Minggu (5/3/2023).

Menurut dia, fenomena kader loncat dari satu partai ke partai lain did alam penyelenggaraan pemilu hal yang biasa. Pasalnya, setiap pelaksanaan pemilihan ada proses perpindahan ini. “Kami juga pernah ditinggal kader untuk menyebarang ke partai lain. Ini bukan masalah,” katanya.

Bambang mengungkapkan perpindahan dilakukan karena terkait dengan ambisi pribadi. Selain itu, ada kemungkinan perbedaan visi misi dengan partai yang sebelumnya jadi tempat bernaung.

Menurut dia, proses perpindahan ini juga diperbolehkan karena diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 tentang kebebasan berserikat berkumpul. “Jadi tidak ada masalah. mungkin dengan pindah partai, maka ambisinya menjadi anggota DPRD bisa terwujudkan di partai yang baru,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho. Menurut dia, hingga sekarang sudah ada kader Golkar yang menyeberang ke partai lain. “Sudah ada. Di Pemilu 2019, nyalon lewat Golkar dan sekarang pindah ke partai lain,” katanya.

BACA JUGA : Titiek Soeharto Keluar dari Golkar, Loncat ke Partai Berkarya

Heri mengakui kader loncat ke partai lain merupakan hak pribadi sehingga tidak mencegah keputusan tersebut. Meski demikian, ia memastikan hal tersebut tidak berpengaruh terhadap kebijakan partai sesuai dengan visi misi yang dimiliki.

“Kami tidak bisa nggondeli [mencegahnya] dan semoga bisa sukses di partai baru,” katanya.

Menurut dia, proses rekrutmen bacaleg di partai Golkar masih berlangsung hingga sekarang. Pihaknya pun siap menerima kader dari partai lain yang ingin bergabung. “Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin nyaleg melalui Partai Golkar,” katanya.

BACA JUGA:  Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kilang Pertamina di Dumai Terbakar

News
| Minggu, 02 April 2023, 01:37 WIB

Advertisement

alt

Ini Wisata Air di Wilayah Terpencil Gunungkidul yang Menarik Dikunjungi

Wisata
| Sabtu, 01 April 2023, 18:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement