Advertisement

AHY Sebut Politik Penuh Kejutan

Surya Dua Artha Simanjuntak
Jum'at, 13 Januari 2023 - 07:27 WIB
Jumali
AHY Sebut Politik Penuh Kejutan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Jakarta, Senin (23/3/2021). - ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Rencana deklarasi 'koalisi perubahan' antara Partai Demokrat, Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tampaknya masih terhadang karena tarik ulur terkait sosok calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.

Ketiga partai koalisi tersebut belum sepakat. Partai Demokrat mendorong Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mendampingi Anies Baswedan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA: AHY Deklarasikan Diri Siap Jadi Cawapres

Sementara, PKS telah menawarkan sosok Ahmad Heryawan sebagai pendamping Anies Baswedan.

AHY saat memberikan keterangan resminya memaparkan bahwa terkait apakah sosok Cawapres itu dirinya atau bukan, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan ketiga parpol akan terus membicarakannya.

Mereka, lanjutnya, tak akan memaksakan kehendak masing-masing namun akan memilih secara objektif.

“Kita hari ini terus mencari pasangan yang terbaik kans kemenangannya. Tidak boleh berdasarkan like or dislike, enggak boleh asal suka atau tidak suka. Preferensi itu sangat subjektif,” jelas AHY saat menemui awak media di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (12/1/2022).

Dia mengingatkan, politik penuh dengan misteri dan kejutan.

Oleh sebab itu, Demokrat akan terus berusaha untuk mencapai kata sepakat dengan NasDem dan PKS terkait nama cawapres.

AHY memberi kode, pasangan capres dan cawapres Koalisi Perubahan nantinya akan mempresentasikan perubahan dan perbaikan.

“Pasangan yang nanti bisa dihadirkan oleh koalisi perubahan ini adalah pasangan yang merepresentasi, saya ulangi pasangan yang benar-benar merepresentasi gerakan perubahan dan perbaikan, dan harus bisa membawa kans kemenangan yang paling besar, itu yang menjadi konsensus,” ujarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gempa Bumi, Bagaimana Kondisi WNI di Suriah?

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 19:37 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement